Closed-Ended Question, Ini Penjelasan Lengkapnya
Populix

Closed-Ended Question, Ini Penjelasan Lengkapnya

3 tahun yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Pada umumnya ada dua jenis pertanyaan yang sering diajukan saat melakukan survei, yakni open-ended question dan closed-ended question. Dua jenis pertanyaan ini memiliki karakter yang berbeda.

Berdasarkan penjelasan dari Indah Tanip, Head of Research Populix, open-ended question adalah pertanyaan yang tidak terstruktur yang meminta responden untuk menjawab dengan kata-kata serta kalimat yang disusun sendiri olehnya.

Lantas, apa bedanya dengan closed-ended question?

Apa Itu Closed-Ended Question?

apa itu close ended question
Source: Freepik

Closed-ended question adalah pertanyaan tertutup yang meminta responden untuk memilih jawaban yang disediakan oleh peneliti, di mana pilihan jawaban ini bisa didapatkan dari desk research atau qualitative research. Jenis pertanyaan tertutup ini biasa digunakan pada kuesioner survei.

“Pada dasarnya semua pertanyaan pada kuesioner survei menggunakan close ended question, karena sifat survei yang terstruktur,” jelas Indah Tanip.

Baca juga: Apa itu Survei Online? Ini Manfaat, Tujuan, dan Contohnya

Jenis Closed-Ended Question

Pertanyaan tertutup atau closed-ended question ini terbagi menjadi 3 jenis.

1. Berdasarkan Topik Pertanyaan

Ini bisa berbagai macam, mulai dari pertanyaan tentang merek, media, alasan, rating/skala likert, dan sebagainya.

2. Berdasarkan Jumlah Bertanya

Close ended question bisa meminta 1 jawaban saja (single answer) atau lebih dari 1 jawaban (multiple answer).

3. Berdasarkan Cara Bertanya

Close ended questions bisa ditampilkan dengan list jawaban, menggunakan matriks, menggeser rating, dan lainnya.

Kekurangan dan Kelebihan Closed-Ended Question atau Pertanyaan Tertutup

Apa saja kekurangan dan kelebihan dari jenis pertanyaan tertutup ini?

“Kelebihan close ended question yaitu flow questions lebih terstruktur, memudahkan responden dalam menjawab, jawaban akan lebih fokus dan mudah dianalisa secara agregat.

Sedangkan kekurangan close ended question adalah apabila list jawaban tidak diawali dengan proses desk research atau qualitative, maka peneliti mungkin akan miss dalam analisis data di akhir,” papar Indah menjelaskan.

Baca juga: Pengertian Observasi: Tujuan, Ciri, Jenis, Manfaat & Contoh

Contoh Closed-Ended Question

closed-ended question adalah
Source: Freepik

Adapun contohnya yaitu pertanyaan demografi, seperti:

  • Gender
  • Usia
  • Kota domisili
  • Rating persetujuan
  • Rating kesukaan

Apa Perbedaan antara Pertanyaan Terbuka dan Tertutup?

Dari penjelasan sebelumnya, dapat diketahui kalau perbedaan antara open-ended question (pertanyaan terbuka) dan closed-ended question (pertanyaan tertutup) yaitu pertanyaan terbuka tidak terstruktur, sementara pertanyaan tertutup lebih terstruktur.

Selain itu, jawaban dari pertanyaan tertutup lebih fokus, sedangkan pertanyaan terbuka bisa saja memiliki jawaban yang lebih luas, karena para responden menjawab pertanyaan dengan kalimat yang disusunnya sendiri.

Demikianlah penjelasan terkait closed-ended question atau pertanyaan tertutup. Simak terus artikel Populix agar mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat lainnya.

riset pasar Populix

Baca juga: Ini Perbedaan Google Forms dan Platform Survei Online Populix

Artikel Terkait
Eksogenitas: Definisi, Jenis, Contoh dalam Penelitian
Sudahkah Anda tahu apa itu eksogenitas? Mengutip laman Research Connections, eksogenitas adalah kondisi di luar proses yang diteliti. Eksogenitas ini pun merupakan kebalikan dari endogenitas. Adapun maksud dari eksogenitas adalah asumsi standar yang dibuat dalam analisis regresi, dan bila digunakan sebagai acuan persamaan regresi, memberi tahu kita bahwa variabel bebas X tidak bergantung pada variabel […]
Informasi Quick Count Pilpres 2024, Cek di Sini!
Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 telah berjalan. Kini masyarakat Indonesia tengah menanti hasil Pemilu, salah satu yang dinantikan yaitu quick count Pilpres 2024. Quick count merupakan sebuah istilah yang sudah tidak asing lagi terdengar di masyarakat Indonesia, khususnya di musim Pemilu seperti sekarang. Quick count mengambil representasi sampling sementara real count yang merujuk pada perhitungan […]
Preferensi Kriteria Kandidat Pilkada 2024, Simak Detailnya!
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 segera digelar, tepatnya pada 27 November 2024. Masyarakat pun telah mengatahui siapa saja kandidat Pilkada 2024 dari setiap daerah. Pilkada menjadi salah satu bentuk demokrasi yang sangat penting di Indonesia, di mana rakyat memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin di tingkat lokal. Terkait ini, Populix mengeluarkan studi terbaru yang memberikan gambaran […]