Pengertian Observasi: Tujuan, Ciri, Jenis, Manfaat & Contoh
Populix

Pengertian Observasi: Tujuan, Ciri, Jenis, Manfaat & Contoh

9 bulan yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Observasi adalah kegiatan yang patut Anda pahami jika ingin melakukan penelitian terhadap suatu objek. Teknik ini dapat membantu Anda mengumpulkan berbagai data primer atau informasi penting untuk tujuan tertentu. Kelebihannya, metode observasi diketahui bersifat faktual dan bisa dipertanggungjawabkan.

Jika ingin tahu lebih lengkap, berikut telah Populix rangkum mulai dari pengertian observasi, ciri, tujuan, manfaat, hingga kelebihan dan kekurangannya. Yuk, langsung saja simak pembahasannya di bawah ini!

Pengertian Observasi

Secara bahasa, pengertian observasi adalah memperhatikan atau melihat. Bila dijabarkan, observasi adalah aktivitas yang dilakukan untuk mengamati secara langsung suatu objek tertentu dengan tujuan memperoleh sejumlah data dan informasi terkait objek tersebut.

Namun, jika berdasarkan beberapa ahli, pengertian observasi sangatlah kompleks. Misalkan saja menurut Patton, ia menjelaskan bahwa observasi adalah suatu metode yang bersifat akurat dan spesifik guna mengumpulkan data dan mencari informasi terkait segala kegiatan objek penelitian.

Sementara, Larry Christensen mengartikan observasi sebagai suatu cara untuk memperoleh informasi penting terkait seseorang, sebab apa yang dikatakan belum tentu sama persis dengan yang dikerjakan.

Lalu, ada pula Margono, ia menyebutkan bahwa pengertian observasi adalah suatu teknik untuk melihat atau mengamati berbagai perubahan fenomena sosial yang terus tumbuh dan berkembang.

Ciri-Ciri Observasi

Agar lebih paham mengenai pengertian observasi, berikut ini terdapat sejumlah karakteristiknya.

  • Objektif, observasi pada dasarnya wajib bersifat objektif atau harus diamati secara langsung dengan berdasarkan kondisi objek tunggal yang nyata.
  • Faktual, observasi juga harus dilakukan berdasarkan fakta dan hasil pengamatan yang dilakukan di lapangan, serta kebenarannya sudah dibuktikan tanpa ada dugaan tidak jelas.
  • Sistematis, observasi wajib dilaksanakan sesuai rencana atau metode yang telah ditentukan sedari awal dan tidak sembarangan.

Baca juga: Teknik Pengumpulan Data Kualitatif & Kuantitatif yang Tepat

Jenis-Jenis Observasi

Selain itu, observasi juga memiliki beberapa jenis. Adapun jenis-jenis observasi adalah sebagai berikut.

1. Observasi Sistematis

Observasi sistematis merupakan jenis observasi yang dilakukan berdasar atas prosedur dan ketentuan yang telah dibuat sebelumnya. Biasanya, ketika ingin menggunakan tipe observasi ini, Anda harus menentukan terlebih dahulu faktor apa saja yang melatarbelakangi pengamatan tersebut sesuai kategorinya.

2. Observasi Partisipatif

Sementara, pengertian observasi partisipatif ialah jenis pengamatan yang dilakukan secara aktif. Artinya, Anda wajib terlibat langsung dalam proses penelitian atau pengamatan agar dapat memahami dan memperoleh informasi dengan jelas.

3. Observasi Eksperimental

Lalu, ada pula observasi eksperimental yang merupakan jenis pengamatan untuk suatu percobaan. Biasanya, tipe observasi ini ditujukan sebagai uji coba penelitian terhadap obejk tertentu. Namun, observasi eksperimental cenderung memerlukan lebih banyak waktu dan biaya.

Fungsi dan Tujuan Observasi

Mungkin Anda bertanya-tanya apa fungsi dan tujuan observasi? Well, secara mendasar, tujuan dan fungsi observasi adalah sebagai berikut.

1. Memperoleh Data dan Informasi

Tujuan observasi yang utama ialah untuk memperoleh berbagai data dan informasi guna menjawab sejumlah permasalahan dalam penelitian. Ya, observasi adalah salah satu jenis teknik pengumpulan data yang bisa Anda gunakan, baik sebagai karya ilmian maupun tidak.

2. Menarik Kesimpulan

Selain itu, fungsi observasi juga sebagai metode praktis bagi peneliti agar bisa mendapat sebuah kesimpulan terkait objek yang menjadi kajian. Oleh karena itu, observasi memerlukan beberapa waktu dalam pelaksanaannya hingga nanti dapat menghasilkan suatu garis besar.

3. Menggambarkan Objek

Terakhir, tujuan observasi adalah untuk membantu peneliti melihat dan mengamati objek penelitian menggunakan seluruh panca indera. Sehingga, hasil penggalian data Anda akan jauh lebih akurat ketika digabungkan dengan teknik pengamatan lainnya.

Baca juga: Teknik Analisis Data: Pengertian, Langkah, Jenis dan Contohnya

Manfaat Observasi

Setelah mengetahui fungsi dan tujuannya di atas, lalu sebetulnya apa kegunaan melakukan teknik observasi? Adapun berbagai manfaat observasi adalah sebagai berikut.

  • Merekam suatu kejadian atau peristiwa cara runtut dan kronologis.
  • Menjelaskan suatu kejadian atau peristiwa dengan tingkat keakuratan yang tinggi.
  • Hasil penemuan dapat ditafsirkan dengan mudah.
  • Hasil observasi dapat membantu menginterpretasikan keadaan dunia nyata.
  • Dapat digabungkan dengan teknik lain untuk menghasilkan laporan.

Contoh Observasi

Salah satu contoh observasi adalah misalkan Anda melakukan penelitian di suatu sekolah dasar. Kemudian, observasi Anda ialah terkait perilaku siswa terhadap cara mengajar guru. Akhirnya, Anda mengamati setiap proses pembelajaran di kelas dalam beberapa jangka waktu tertentu dengan menerapkan beberapa metode.

Misalnya, Anda menerapkan metode kelompok selama satu minggu dan metode individual di waktu lain. Lalu, nantinya Anda akan menarik kesimpulan terkait tingkah laku para siswa selama proses belajar mengajar tersebut berlangsung.

Kelebihan dan Kekurangan Observasi

Setiap metode tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, termasuk teknik observasi. Sebelum melakukan penelitian, ada baiknya Anda mengetahui sejumlah kelebihan dan kekurangan observasi berikut ini.

Kelebihan Observasi

Adapun kelebihan observasi adalah sebagai berikut.

  • Dapat menghasilkan data secara langsung, entah itu melalui komunikasi verbal atau tidak.
  • Dapat merekam perilaku perkembangan ataupun hal lainnya mengenai fenomena objek penelitian ketika kejadian sedang berlangsung.
  • Memberikan hasil data atau informasi yang bersifat faktual, objektif, dan dapat dipertanggung jawabkan.

Kekurangan Observasi

Selain kelebihan di atas, Anda juga perlu mempertimbangan beberapa kekurangan observasi di bawah ini.

  • Harus melalui proses pengamatan yang memakan waktu dan biaya.
  • Tidak bisa dilakukan dalam satu waktu saja,
  • Aktivitas pengamatan cenderung mengganggu persoalan pribadi, seperti terkait perilaku anak dalam menghadapi permasalahan orang tua. Sehingga, pengataman tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Itulah pembahasan lengkap mengenai pengertian observasi, ciri, jenis, manfaat, hingga kelebihan dan kekurangannya yang patut Anda ketahui.

Dari penjelasan tersebut, bisa dilihat bahwa tujuan utama dilakukannya observasi adalah untuk memperoleh data di lapangan secara faktual dan objektif. Sayangnya, metode ini memerlukan waktu yang cukup lama agar mampu menghasilkan suatu kesimpulan.

Baca juga: Pengertian Data Kualitatif, Teknik Pengumpulan Data & Analisis

Tags:
Artikel Terkait
E-Wallet Adalah: Pengertian, kelebihan, Manfaat dan Contoh
E-wallet adalah salah satu wujud berkembangnya teknologi finansial di era digital yang sangat bermanfaat dalam sektor ekonomi. Menurut survei dalam Economy SEA 2019, Indonesia memiliki nilai ekonomi digital mencapai US$40 miliar, dan diperkirakan menuju Us$130 Miliar pada 2025. Melihat potensi tersebut, kehadiran e-wallet menjadi tren yang membawa perkembangan besar dalam perekonomian Indonesia. Dengan hanya berbekal […]
10 Cara Menarik Pelanggan Baru dan Mempertahankan yang Lama
Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan menjaga dan meningkatkan omset perusahaan adalah merancang strategi bisnis mengenai bagaimana cara menarik pelanggan baru hingga mempertahankan yang lama. Bukan hanya sekadar menjaga dan meningkatkan kualitas produk, sebab hal tersebut bukanlah satu-satunya cara menarik pelanggan agar membeli produk Anda. Lantas, apa saja upaya yang bisa dilakukan untuk memikat […]
Press Release adalah Bentuk Publikasi di Media, Ini Contohnya
Apa yang dimaksud dengan press release? Press release adalah dokumen yang dibuat oleh humas atau public relation (PR) perusahaan untuk menginformasikan sesuatu kepada publik yang nantinya dibantu dengan media (press). Jenis publikasi tersebut biasanya disusun sesuai dengan kebutuhan perusahaan, mulai dari klarifikasi perusahaan hingga pemberitahuan peluncuran produk baru. Jadi, seperti apa isi press release tersebut […]