Customer Analytics: Definisi, Cara Kerja, Tools
Populix

Customer Analytics: Definisi, Cara Kerja, Tools

3 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Customer analytics atau yang disebut juga customer data analytics yaitu bentuk sistematis analisis terhadap informasi dan perilaku pelanggan. Cara ini bisa dijadikan sebagai strategi akuisisi pelanggan yang dilakukan oleh suatu perusahaan.

Dengan melakukan customer analytics, perusahaan bisa mendapatkan wawasan terkait pelanggannya, seperti preferensi mereka dan demografi, sehingga perusahaan dapat membuat produk maupun teknik pemasaran yang tepat dengan karakteristik target pelanggan.

Simak penjelasan selengkapnya tentang customer analytics.

Apa Itu Customer Analytics?

Pengertian customer analytics adalah proses pengumpulan dan analisis data pelanggan untuk mendapatkan wawasan tentang perilaku pelanggan. Guna melakukan customer analytics atau analitik pelanggan, diperlukan berbagai alat untuk mengumpulkan dan mengatur berbagai jenis data, serta kerangka kerja metodologis untuk menganalisis dan memahami data tersebut.

Melansir laman Segment, melakukan analitik pelanggan lebih dari sekadar membuat keputusan pemasaran yang cerdas. Cara ini pun bisa menentukan strategi pengembangan produk dan mempelajari perilaku target pelanggan, sehingga perusahaan dapat membuat kampanye perusahaan yang tepat. Oleh karena itu, customer analytics ini kelak bisa berdampak besar pada keuntungan perusahaan.

Baca juga: Apa itu Data Mining? Pengertian, Metode, Tahapan, Contoh

Tujuan Customer Analytics

Adapun tujuannya yaitu untuk menentukan strategi bisnis ataupun pemasaran yang akan dilakukan ke depannya berdasarkan informasi yang sudah didapatkan terkait target pelanggan suatu perusahaan. Dengan demikian, diharapkan perusahaan dapat memperoleh pelanggan yang lebih banyak, serta mempertahankannya di masa depan.

Customer analytics ini juga berpotensi mengidentifikasi pelanggan bernilai tinggi, serta menyarankan cara proaktif untuk berinteraksi dengan mereka. Perusahaan yang sangat memahami karakter, kebiasaan, ataupun preferensi pelanggan, dapat lebih mudah memprediksi perilaku mereka sehingga dapat mengoptimalkan customer journey.

Cara Kerja Customer Analytics atau Analitik Pelanggan

Analitik pelanggan dimulai dengan beragam data mentah, lalu diolah, dan pada akhirnya berbuah keputusan strategi bisnis yang cerdas. Namun, sebelum data dapat menginformasikan keputusan, data harus melewati 3 tahap, yakni pengumpulan, pengorganisasian, dan analisis.

1. Pengumpulan Data

Dimulai dengan mengumpulkan data mentah terkait calon pelanggan dari berbagai sumber. Seperti dari marketing tools, sistem CRM, ataupun sumber pihak ketiga. Data-data tersebut di antaranya:

  • Demografi
  • Riwayat pembelian
  • Aktivtasi web dan media sosial
  • Tanggapan survei
  • Interaksi

2. Pengorganisasian Data

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan yaitu menyusun dan mengubah format data pelanggan sesuai dengan tools customer analytics. Sebab, data yang tidak terorganisasi dengan baik dapat menghasilkan profil target pelanggan yang kurang akurat.

3. Analisis Data

Tools customer analytics dapat membantu perusahaan memahami data yang telah dikumpulkan, serta dapat menampilkan informasi dalam bentuk bagan dan grafik. Misalnya, dapat menggabungkan demografi, riwayat pembelian target pelanggan, dan info media sosial.

Perusahaan dapat memperoleh wawasan atau informasi akurat dari hasil tersebut dan menggunakannya untuk membuat keputusan bisnis yang lebih tepat.

Baca juga: 15 Tren Marketing yang Wajib Dikuasai di Tahun 2023, Simak!

Contoh Customer Analytics Tools

Ada beberapa alat atau aplikasi khusus yang digunakan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, memahami perilaku pelanggan, dan membantu menyesuaikan kampanye bisnis atau iklan untuk segmen pelanggan tertentu.

Alat-alat tersebut dapat terhubung ke aplikasi penjualan atau pemasaran, sistem manajemen konten web, email, serta platform sosial. Mengutip laman TechTarget, beberapa alatnya yaitu:

  • Adobe Analytics
  • Amplitude
  • Heap
  • Google Analytics 360
  • Mixpanel

Itulah penjelasan terkait customer analytics yang dapat membantu mengembangkan bisnis Anda. Semoga informasi ini bermanfaat. Jangan lupa membaca artikel Populix lainnya untuk mendapatkan beragam informasi bermanfaat dan menarik. Tak luput, simak juga hasil riset Populix untuk memperkaya data dan wawasan Anda terkait topik tertentu.

Baca juga: Brand Performance, Definisi hingga Cara Meningkatkannya

Tags:
Artikel Terkait
Beneficiary Adalah: Definisi, Fungsi, Jenis, Orang yang Berhak
Beneficiary adalah penerima manfaat dalam keuangan, di mana hal ini bisa jadi siapa saja. Setiap individu berkesempatan menjadi penerima manfaat dari kegiatan finansial yang Anda lakukan, contohnya asuransi. Ketika mendaftarkan diri, Anda akan diminta untuk mengisi data anggota keluarga. Bagi pihak asuransi, anggota keluarga Anda lah yang berhak menerima manfaat asuransi selain Anda. Namun pastinya […]
Daftar Pustaka: Pengertian, Cara Membuat, Contoh Penulisan
Daftar pustaka merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi karena memang sering kita dengar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), daftar pustaka adalah daftar yang mencamtukan judul buku, nama pengarang, penerbit, dan sebagainya, yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku, dan disusun menurut abjad. Daftar pustaka disebut juga bibliografi, yakni daftar buku atau […]
Safety Stock: Pengertian, Cara Menghitung serta Contohnya
Safety stock adalah persediaan ekstra yang disediakan oleh perusahaan guna menjaga aspek penjualan agar tetap berjalan lancar. Bagi para pengusaha, elemen ini sangat krusial karena kontribusinya dalam manajemen perusahaan. Pada dasarnya, tujuan dari safety stock adalah untuk mengamankan keseimbangan produksi perusahaan. Lalu, apa fungsi safety stock dan bagaimana cara menghitungnya? Yuk temukan jawabannya di artikel […]