Markov Chain Monte Carlo (MCMC): Definisi serta Kelebihannya
Populix

Markov Chain Monte Carlo (MCMC): Definisi serta Kelebihannya

2 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Markov Chain Monte Carlo (MCMC) adalah salah satu pendekatan yang digunakan peneliti dalam proses penelitian. Mengutip laman Research Connections, MCMC digunakan untuk memperkirakan sifat-sifat suatu distribusi dengan memeriksa sampel acak dari distribusi tersebut.

Peneliti yang menggunakan pendekatan Monte Carlo mengambil sejumlah besar sampel acak dari distribusi normal, dan menghitung mean sampel dari sampel tersebut.

Sampel acak dihasilkan oleh proses sekuensial khusus. Setiap sampel acak digunakan sebagai batu loncatan untuk menghasilkan sampel acak berikutnya (karena bersifat rantai).

Sifat khusus dari rantai adalah meskipun setiap sampel baru bergantung pada sampel sebelumnya, sampel baru tidak bergantung pada sampel sebelum sampel sebelumnya (ini adalah properti “Markov”).

Baca juga: Variabel Laten Adalah: Definisi, Jenis Modelnya, dan Contoh

Apa Itu Markov Chain Monte Carlo (MCMC)?

apa itu markov chain monte carlo (MCMC)
Source: Freepik

Markov Chain Monte Carlo (MCMC) adalah suatu metode dalam statistika dan ilmu komputer yang digunakan untuk menghasilkan sampel acak dari distribusi probabilitas yang kompleks.

Metode ini sangat berguna dalam konteks analisis Bayesian, di mana kita sering kali tertarik untuk mendapatkan distribusi posterior dari parameter suatu model statistika.

Adapun beberapa konsep kunci terkait MCMC, di antaranya yaitu:

1. Markov Chain

Merupakan urutan dari variabel acak yang memenuhi sifat Markov, artinya probabilitas perpindahannya ke suatu keadaan baru hanya bergantung pada keadaan saat ini dan tidak pada sejarah sebelumnya.

Dalam konteks MCMC, Markov Chain digunakan untuk menghasilkan urutan sampel dari distribusi target.

2. Monte Carlo

Merujuk pada penggunaan metode statistika acak atau pengambilan sampel untuk memecahkan masalah matematis atau komputasi.

Dalam MCMC, teknik ini digunakan untuk menghasilkan sampel acak dari distribusi yang kompleks.

3. Distribusi Probabilitas

Utamanya MCMC digunakan konteks distribusi probabilitas, khususnya dalam analisis Bayesian. Distribusi ini dapat mencerminkan ketidakpastian atau informasi tambahan yang diperoleh data.

MCMC bekerja dengan melibatkan pembentukan suatu rantai Markov yang mencapai distribusi target sebagai distribusi stasioner.

Biasanya proses ini melibatkan dua tahap utama, yakni langkah proposisional (proposed moved) dan penilaian penerimaan (acceptance evaluation).

Langkah proposisional menghasilkan kandidat baru untuk distribusi berikutnya. Sementara penilaian penerimaan menentukan kandidat tersebut diterima atau ditolak berdasarkan seberapa baik mereka memperbaiki estimasi distribusi target.

Baca juga: Observasi Langsung: Penjelasan, Tujuan, hingga Contoh

Kelebihan Markov Chain Monte Calro(MCMC) dalam Penelitian

markov chain monte carlo dalam penelitian
Source: Freepik

Ada beberapa kelebihan dari penggunaan Markov Chain Monte Carlo (MCMC) dalam penelitian, khususnya dalam konteks analisis Bayesian. Contohnya yaitu:

1. Pengolahan Data yang Besar

MCMC dapat digunakan untuk menangani dataset yang besar dan kompleks. Pengambilan sampel dapat dilakukan secara iteratif, memungkinkan penanganan data yang melebihi kapasitas memori.

2. Menangani Ketidakpastian

Analisis Bayesian dengan MCMC memungkinkan peneliti untuk menggabungkan informasi prior (sebelum pengamatan data) dan informasi likelihood (data) untuk menghasilkan distribusi posterior parameter. Distribusi posterior ini mencerminkan tingkat ketidakpastian yang sesuai dengan data yang diobservasi.

3. Estimasi Interval Kepercayaan

Dengan menggunakan hasil MCMC, peneliti dapat dengan mudah menghitung interval kepercayaan untuk parameter yang diestimasi. Ini memberikan informasi tambahan tentang sejauh mana kita dapat yakin terhadap nilai yang diestimasi.

MCMC memang memiliki kelebihan, tetapi perlu diingat bahwa implementasinya memerlukan waktu komputasi yang signifikan, terutama untuk dataset yang besar atau model yang kompleks.

Selain itu, pemahaman yang baik tentang konsep MCMC dan perhatian terhadap tuning parameter juga penting untuk memastikan hasil yang akurat.

***

Dengan kemampuannya dalam mengatasi distribusi probabilitas yang kompleks, Markov Chain Monte Carlo (MCMC) tidak hanya menjadi alat penting dalam analisis statistika, tetapi juga membuka pintu untuk pemahaman mendalam tentang ketidakpastian dalam model.

Sebagai pilihan terbaik untuk penelitian berkualitas, Markov Chain Monte Carlo (MCMC) dapat menjadi salah satu fondasi kritisnya. Nah, bagi Anda yang membutuhkan layanan riset, Anda dapat memanfaatkan Populix, karena Populix dapat memastikan hasil analisis yang akurat dan informatif.

riset pasar Populix

Baca juga: Uji Multikolinearitas: Penjelasan, Jenis, dan Tujuan

Artikel Terkait
7 Tips Mengumpulkan Data Skripsi, Mudah dan Efektif!
Mengumpulkan data skripsi merupakan salah satu tahapan krusial dalam proses penyusunan skripsi. Data yang diperoleh akan menentukan validitas penelitian dan kualitas analisis yang dilakukan. Akan tetapi, banyak mahasiswa mengalami kendalam dalam proses mengumpulkan data skripsi. Seperti, sulit menemukan responden, menyusun kuesioner, hingga menentukan metode pengumpulan data yang sesuai. Proses pengumpulan data skripsi yang tidak terencana […]
Kenali Manfaat Sistem ERP untuk Bisnis
Sistem ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sebuah perangkat lunak yang mengintegrasikan berbagai fungsi dan proses bisnis dalam suatu perusahaan. Dengan menghubungkan dan mengotomatiskan berbagai proses bisnis seperti akuntansi, manufaktur, rantai pasokan dan penjualan, sistem ini dapat membantu perusahaan mengelola sumber daya mereka dengan lebih baik dan efektif. Sistem ERP pun dapat menyediakan informasi yang lebih […]
Self Healing Adalah Proses Diri Mengobati Luka, Ini Caranya!
Self healing adalah suatu tindakan yang bertujuan untuk menyembuhkan luka batin seseorang, baik akibat trauma, pengalaman buruk, atau gangguan kejiwaan. Penyembuhan ini dapat dilakukan sendiri melalui meditasi, yoga, menjalankan hobi, maupun dengan bantuan tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater. Topik satu ini kerap kali menjadi topik pembahasan di media sosial maupun forum-forum peduli kesehatan mental. […]