Consumer Insight: Pengertian, Contoh & Cara Mengoptimalkannya
Populix

Consumer Insight: Pengertian, Contoh & Cara Mengoptimalkannya

7 bulan yang lalu 7 MENIT MEMBACA

Consumer insight adalah salah satu komponen penting dalam aspek riset pasar yang harus dikuasai oleh perusahaan. 

Adapun manfaat dari memperhatikan consumer insight adalah membantu perusahaan dalam memperoleh ide produk baru dan inspirasi komunikasi iklan.

Selain itu, memahami kebutuhan pelanggan dari consumer insight juga dapat membuat loyalitas mereka meningkat.

Menarik sekali, bukan? Yuk, ketahui apa manfaat dari pengumpulan informasi melalui consumer insight serta cara mengoptimalkannya pada artikel berikut!

Apa Itu Consumer Insight?

Pengertian consumer insight adalah masukan tentang gambaran perilaku dan umpan balik konsumen. 

Sedangkan menurut Lamani Tech Target, arti consumer insight adalah suatu proses untuk memahami minat, perilaku, serta pola pikir konsumen ketika mereka membeli produk barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan. 

Informasi tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan pengembangan produk dan layanan pelanggan.

Consumer insight adalah metode yang akan membantu pemilik bisnis untuk mengetahui citra dan penerimaan produk dari sudut pandang pelanggan secara keseluruhan.

Selain itu, consumer insight juga memberikan pengertian yang lebih dalam tentang cara berpikir dan kebiasaan pelanggan.

Baca juga: Kualitas Produk: Dimensi dan Pengaruhnya pada Konsumen

Contoh Consumer Insight

Consumer insight adalah sebuah metode yang digunakan untuk menguji hasil inovasi pengembangan produk atau jasa, tanpa upaya penyesuaian agar lebih mendekati kebutuhan konsumen. 

Consumer insight dapat memengaruhi pola pikir, kebutuhan, serta kepercayaan konsumen terhadap suatu produk. 

Adapun contoh consumer insight yang diterapkan oleh beberapa brand, di antaranya yaitu:

1. Consumer Insight Wardah

Konsep marketing ini sangat dibutuhkan oleh sebagian besar perempuan, khususnya muslimah yang ingin mempunyai produk perawatan wajah berlabel halal.

Pola pikir tersebut memengaruhi mindset masyarakat bahwa produk ini halal dan telah lulus BPOM, sehingga akan tumbuh kepercayaan dari mereka.

Produk ini juga menawarkan harga yang terjangkau dibandingkan dengan beberapa brand lainnya, sehingga konsumen akan tertarik untuk mencobanya.

2. Consumer Insight LG

LG telah menerapkan konsep consumer insight sejak tahun 2008 dengan membentuk insight marketing division.

Divisi tersebut memiliki program based on request/project untuk mengunjungi pasar sebagai mystery shopper, melakukan riset ke modern channel, mengadakan roadshow, dan sebagainya.

Menariknya, program tersebut tidak hanya dilakukan oleh produk manajer maupun tim pada divisi tersebut.

Top management juga turut berperan aktif dengan mengunjungi responden sehingga mereka akan merasa lebih dekat.

Setelah membangun divisi tersebut, aktivitas pemasaran LG semakin terarah. Keputusan dan strategi bisnisnya menjadi lebih tajam dan terukur. 

Tidak hanya itu, divisi itu juga mampu mengumpulkan informasi dari dealer selain konsumen, serta melihat pergerakan kompetitor.

Komponen Dasar Consumer Insight

Terdapat lima komponen utama sebagai dasar untuk analisis consumer insight.

Komponen tersebut akan membantu perusahaan dalam menentukan pelanggan mana yang harus dihubungi, serta bagaimana cara mereka berkomunikasi.

Adapun kelima komponen dasar tersebut di antaranya yaitu:

1. Pengumpulan Data

Komponen utama dalam consumer insight adalah pengumpulan data yang berisi berbagai keinginan dan kebutuhan konsumen dari sebuah produk.

Penting bagi perusahaan untuk memiliki data tentang kebutuhan dan keinginan konsumen untuk mengetahui insight mereka.

Baca juga: Brand Loyalty adalah Menjaga Komitmen Pelanggan, Ini Caranya

2. Analisis Data

Data yang telah dikumpulkan selanjutnya perlu dianalisis untuk mengetahui hal apa saja yang paling dibutuhkan konsumen. 

Ini akan membantu perusahaan untuk mengambil langkah tepat dan efektif dalam mengembangkan produk.

3. Optimalisasi

Langkah selanjutnya setelah mengumpulkan dan menganalisis data untuk consumer insight adalah melakukan optimalisasi. 

Optimalisasi ini merupakan langkah awal perusahaan untuk mewujudkan insight yang diharapkan. 

4. Campaign Management

Komponen utama dari consumer insight yang selanjutnya ialah melakukan pengiklanan atau manajemen kampanye.

Kampanye ini merupakan media promosi yang berisikan pesan dari consumer insight produk.

5. Personalisasi

Personalisasi merupakan proses, cara, perbuatan mengubah, atau memodifikasi sesuatu untuk menunjukkan karakteristik tertentu dari perusahaan. 

Dalam hal ini, meskipun produk dibuat berdasarkan consumer insight, namun tetap harus mencantumkan identitas utama perusahaan.

Baca juga: Cara Membuat Survei Online Secara Cepat, Mudah dan Praktis

Manfaat Consumer Insight

Berdasarkan penjelasan di atas, sedikit banyak dapat diketahui apa manfaat dari pengumpulan informasi melalui consumer insight. 

Consumer insight adalah celah untuk bisnis dalam menyesuaikan produk yang lebih dibutuhkan, diinginkan, dan diharapkan konsumen.

Sebagai pemilik usaha, Anda dapat memanfaatkan consumer insight untuk memperluas produk, mengembangkan strategi pemasaran baru, membentuk persona, serta meningkatkan penjualan.

Selain itu, masih ada beberapa manfaat dari pengumpulan informasi melalui consumer insight, yaitu:

1. Membangun Strategi

Informasi yang dikumpulkan dapat menjadi dasar keputusan strategi dan taktis. Anda dapat mengembangkan hubungan dengan pelanggan.

2. Memprediksi Gejolak Konsumen

Anda dapat mengidentifikasi arena untuk meningkatkan layanan dan mengurangi risiko kehilangan pelanggan.

3. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Semakin lama durasi keterlibatan konsumen dengan produk, maka pendapatan akan meningkat.

4. Menjadikan Pelanggan Menjadi Prioritas

Membuat pelanggan merasa istimewa karena telah terlibat dalam riset yang dilakukan untuk pengembangan produk.

5. Perencanaan Lebih Matang

Perencanaan bahan baku produk lebih efektif dan akurat. Promosi dan iklan menjadi tepat sasaran dengan analisis data consumer insight. Serta, penentuan harga lebih optimal.

Tips Mengoptimalkan Consumer Insight

Consumer insight adalah suatu konsep yang perlu diperhatikan secara teliti oleh perusahaan karena memiliki peran penting untuk jangka waktu panjang.

Perusahaan yang menggunakan consumer insight dipercaya dapat menyusul kesuksesan kompetitor dengan meningkatkan 85% total penjualan.

Maka, sebagai pengusaha, Anda tidak boleh memandang consumer insight dengan sebelah mata.

Anda harus mengoptimalkan consumer insight melalui beberapa tips berikut, di antaranya:

1. Mengumpulkan Data

Menghimpun data tentang pelanggan saat ini dapat dilakukan secara mudah melalui berbagai layanan yang disediakan oleh platform online, seperti Google Analytics, media sosial, dan e-commerce.

Berdasarkan hasil tersebut, Anda dapat mengetahui minat, perilaku, dan pola pikir pelanggan dalam melihat serta membuat keputusan.

2. Riset Konsumen

Riset konsumen akan membuat penerapan consumer insight semakin optimal. Salah satunya melalui focus group discussion, survei, dan menghubungi mereka secara langsung.

Melalui riset konsumen, Anda dapat mengetahui hal apa saja yang perlu diperbaiki dari produk perusahaan.

3. Manajemen Pemasaran

Consumer insight adalah bagian dari marketing, sehingga perlu untuk memperhatikan manajemen pemasaran dengan baik.

Anda akan mengetahui tingkat efektivitas promosi atau iklan yang telah dijalankan melalui manajemen pemasaran.

Baca juga: 8 Contoh Strategi Promosi Terkini yang Perlu Anda Ketahui

4. Customer Feedback

Cara lain untuk memaksimalkan consumer insight adalah dengan mengajukan umpan balik dari konsumen melalui survei atau kuesioner untuk mengetahui kualitas produk Anda.

Hasil feedback juga dapat digunakan untuk menyusun kampanye iklan nantinya. Namun, kelemahan dari metode ini ialah tidak bisa memberikan proyeksi brand secara menyeluruh.

Mereka cenderung enggan untuk mengungkapkan pendapat. Cara lainnya, Anda dapat meminta feedback secara personal melalui media sosial.

5. Third Party Data

Mengoptimalkan consumer insight juga dapat dilakukan berdasarkan data dari pihak ketiga apabila Anda kesulitan untuk memperoleh feedback langsung dari pelanggan.

Anda dapat menggunakan riset pasar yang lebih luas dengan tingkat cakupan audience yang besar. 

6. Real-Time User Testing

Cara terakhir untuk memaksimalkan consumer insight adalah dengan memanfaatkan real-time user testing.

Anda dapat memperoleh wawasan tentang preferensi pengunjung laman website, aplikasi, atau online shop dengan menjalankan A/B testing pada variabel tertentu dari pengalaman mereka.

Jenis pengujian tersebut akan mempermudah Anda untuk mengetahui secara langsung interaksi pengguna dengan elemen produk.

Itulah penjelasan tentang pengertian consumer insight, manfaat, cara mengoptimalkan, serta contohnya. 

Consumer insight adalah proses utama dalam pemasaran yang seringkali terlupakan, padahal dampaknya sangat besar untuk perkembangan bisnis.

Consumer insight akan membuat konsumen merasa lebih dekat dengan brand dan seiring berjalannya waktu dapat menumbuhkan loyalitas. 

Seperti yang telah diketahui, salah satu komponen dasar dalam membentuk consumer insight adalah melakukan survei dan analisis data. 

Jangan bingung, Poplite by Populix siap membantu Anda dalam mendapatkan consumer insight melalui 400.000+ responden berkualitas di seluruh Indonesia yang siap memberikan pendapat mereka tentang bisnis Anda.

Baca juga: 10 Cara Menarik Pelanggan Baru dan Mempertahankan yang Lama

Artikel Terkait
Apa Saja Fitur-fitur yang ada di Populix?
Bagi kamu yang baru mengetahui platform Survei Online Populix dan ingin tau lebih jauh fitur-fitur yang ada di aplikasi Populix. Penjelasan di artikel ini bisa membantu kamu mengenal lebih tau Populix dari segi fitur yang dimiliki. Aplikasi Populix merilis beberapa fitur baru untuk meningkatkan kenyamanan kamu saat mengerjakan studi dan aktivitas lainnya. Apa saja kegunaan […]
Kuantitatif: Pengertian, Metode, Kelebihan, Contoh Penelitian
Istilah kuantitatif sudah sangat sering kita dengar, dan istilah ini pun sering dikaitkan dengan jenis penelitian. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kuantitatif adalah berdasarkan jumlah atau banyaknya; berdasarkan bagian dari energi yang tidak dapat dibagi lagi. Kuantitatif tentu berbeda dengan kualitatif yang lebih bersifat deskriptif. Sebab, kuantiatif mengacu pada pendekatan atau metode yang menggunakan […]
Preferensi Khalayak pada Makanan Ready to Eat atau Siap Saji
Makanan ready to eat telah banyak dijumpai di supermarket maupun minimarket. Jenis makanan ini memang menjadi salah satu solusi praktis untuk masyarakat saat ini. Melansir laman DoFoodSafely, makanan ready to eat adalah makanan yang tidak memerlukan pengolahan lebih lanjut dan dimakan dalam keadaan yang sama seperti saat dijual. Makanan ready to eat dikenal juga dengan […]